Kader Hijau Muhammdiyah Bakal memeringati Hari Bumi dengan tajuk ‘Ramadan for Earth : Ramadan Seri, Bersama Merawat Bumi di Bulan yang Suci’.

Kader Hijau Muhammadiyah (KHM) dan Warga Muhammadiyah Nanggulan akan menggelar aksi ‘Ramadan for Earth’ di Komplek Agribisnis Muhammadiyah Nanggulan Kulonprogo. DI. Yogyakarta, Kegiatan diselenggarakan pada hari Kamis-Jumat (21-22/4) dalam memeringati Hari Bumi dengan tajuk ‘Ramadan for Earth : Ramadan Seri, Bersama Merawat Bumi di Bulan yang Suci’.

Hal tersebut disampaikan perwakilan KHM Nasional Imam Permadi kepada media, Selasa (19/4). Disebutkan, di dalam aksi tersebut, KHM dan Lembaga Kesejahteraan Anak Panti Asuhan (LKSA PA) Muhammadiyah Nanggulan akan berkooperasi dengan sejumlah gerakan lingkungan. Di antaranya Greenpeace Indonesia, Ummah For Earth Project, Greenfaith, Disaster Management Center (DMC), Dompet Dhuafa, dan Bringin.

“Kooperasi ini tidak hanya sebagai bentuk refleksi atas peringatan Hari Bumi, 22 April 2022. Melainkan juga sebagai bentuk refleksi dalam menjaga dan melestarikan bumi agar tetap lestari yang sejalan dengan semangat Islam rahmatan lil alamin,” tandas Imam Permadi. Karena itulah menurutnya dalam pelaksanaan masyarakat lokal juga akan terlibat aktif. Mereka dari Remaja Panti Asuhan Muhammadiyah Nanggulan Kulonprogo, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Nanggulan dan Warga Kulonprogo sekitar Panti Asuhan.

Dalam kegiatan dua hari tersebut perbagai kegiatan akan dilakukan. Di antaranya, praktik permakultur, penanaman bibit, komposting/pembuatan pupuk organic. “Yang berbeda juga akan dilakukan kajian 40 hadits hijau dan khutbah hijau,” sebutnya.

Lokasi kegiatan ini memiliki aktifitas agribisnis yang strategis untuk menjadi lahan edukasi masyarakat lokal. Selain itu terdapat kegiatan budidaya ikan lele, hidroponik, odot, kolonjono, lidah buaya, dan pepaya. “Dan karena luasnya area yang dimiliki, masih terdapat sejumlah titik yang masih belum menjadi lahan produktif.

Minimnya partisipasi dari warga masyarakat lokal dalam kegiatan agribisnis tersebut juga turut menjadi dorongan kami dalam berkooperasi dengan berbagai komunitas yang mendorong kampanye kelestarian lingkungan. Karenanya mereka menyambut pelaksanaan kegiatan ini.

Sebagaimana dikemukakan wakil warga Muhammadiyah Nanggulan, Umi Fatimah. Menurutnya, keterlibatan anak-anak muda untuk bertanam secara bersama di komplek agribisnis kami adalah sebuah kegiatan yang ditunggu-tunggu. Apalagi, lanjut Fatimah dalam diskusi saat observasi, ada kajian tentang 40 hadis hijau. “Selama ini belum pernah ada kajian yang khusus bertema lingkungan. Ada sekitar 150 AMM Nanggulan yang siap menyemarakkan kegiatan ini,” katanya. (Fsy)