Kegiatan KKN 1, Pembuatan Minuman Khas Panti

Senin, 11 Januari 2021 merupakan agenda pertama kelompok 015 KKN Tematik Persyarikatan Panti Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Dimana agenda tersebut adalah melakukan observasi mitra KKN di LKSA PA Muhammadiyah Nanggulan, Kulon Progo. Pada hari itu, kelompok 015 yang diketuai oleh Budi Jaya Mulyana melakukan diskusi bersama pengurus panti terkait apa saja yang nantinya bisa dijadikan program kerja. Diskusi dimulai dengan cerita sejarah bagaimana Panti tersebut dibangun dan siapa pendiri panti tersebut. LKSA PA Muhammadiyah Nanggulan dicetuskan pada tahun 1997 dan masih bertempat disalah satu tempat pengurus panti tersebut, hingga pada saat ini akhirnya panti tersebut memiliki tanah wakaf dan memiliki asrama. Panti juga memiliki lahan agro yang dikelola oleh Mas Azzim sebagai salah satu orang yang pernah diasuh oleh pihak panti asuhan.

Ditengah diskusi tersebut, kelompok 015 disuguhkan dengan minuman herbal yang dibuat langsung oleh Umi Fatimah selaku pengasuh dan sekretaris panti tersebut. Kemudian diskusi tersebut dilanjutkan dengan ditemani minuman yang sudah disuguhkan. Salah satu anggota kelompok 015 yang tertarik dengan minuman tersebut bertanya kepada umi tentang apa saja bahan dasar yang dibutuhkan untuk membuat minuman tersebut. Umi menyebutkan bahwa minuman tersebut memiliki lima bahan dasar utama, seperti Jahe Merah, Kunyit Mangga, Kencur, Daun Pandan, dan Gula Aren. Setelah membahas resep minuman herbal tersebut, kelompok 015 menanyakan apakah minuman ini sudah pernah diperdagangkan, apakah sudah pernah ada ide untuk nantinya dijadikan cikal bakal UMKM. Kemudian umi mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada, sehingga tercetuslah ide untuk membuat minuman herbal tersebut menjadi minuman yang siap dijual atau minuman yang dapat membawa keuntungan tersendiri buat panti.

Setelah melalui rapat besar sebanyak 2 kali, akhirnya kelompok 015 memutuskan untuk memasukkan pembuatan minuman herbal menjadi minuman siap jual kedalam program kerja. Tanggal 25 Januari 2020 kelompok 015 mulai melakukan riset bagaimana caranya membuat bahan – bahan utama jamu agar bisa dimasukkan dikemasan. Kemasan yang digunakan merupakan hasil desain dari kelompok 015. Setelah riset yang dilakukan selama 1 minggu, pada hari Kamis 3 Februari 2021 kelompok 015 melakukan presentasi kepada Panti terkait minuman herbal tersebut. Dari hasil presentasi tersebut, kelompok 015 mendapatkan apresiasi dari panti atas produk yang sudah dibuat melalui riset. Harapan kelompok 015 dengan adanya jamu inidapat membawa hal positif untuk panti khususnya disegi finansial.