LKSA PA MUHAMMADIYAH vs COVID-19

LKSA vs COVID-19

SIAGA CORONA DI LKSA PA MUHAMMDIYAH NANGGULAN

LKSA PA Muh Nanggulan D.I Yogyakarta tidak ingin terlalu larut dalam kepanikan. Perang melawan Covid-19 dilakukan dengan tetap menjaga kewaspadaan. Pada akhirnya LKSA memilih untuk tidak memulangkan anak asuh dengan dasar kajian yang mendalam :

(Al Qur’an Surat Al Baqarah 155 )

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.”

Hadits Rasulullah yg berbunyi :

إِذَا سَمِعْتُمْ بِالطَّاعُونِ بِأَرْضٍ فَلاَ تَدْخُلُوهَا، وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا فَلاَ تَخْرُجُوا مِنْهَا

“Jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah kalian memasukinya. Tapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu.” (HR Bukhari)”

========================================================================

Bahwa virus Covid-19 tersebar melalui adanya interaksi dengan pihak luar yg terjangkit, melalui cairan droplet antara orang yg sakit kepada yg sehat. Maka upaya yg harus dilakukan adalah menjaga seluruh warga LKSA dari kemungkinan terpapar virus  dengan menjamin lingkungan yg lebih aman dan terkondisi.

Saat ini kondisi anak asuh dan para asatidz terkondisi baik berada dalam satu lingkungan terpadu.  Berbagai upaya preventif sudah dilakukan diantaranya dengan SIAGA CORONA menggandeng pihak terkait bekerjasama dengan perawat internal, Puskesmas dan Sedang diupayakan bisa melibatkan tim Muhammadiyah Covid-19 Comand Center (MCCC) dan PKU Muh Nanggulan

Beberapa hari ini tim terpadu yg telah dibentuk dari petugas kesehatan LKSA telah melakukaan screaning suhu tubuh setiap harinya dan konsumsi munuman sehat . LKSA juga menyiapkan terapi khusus bagi keluarga LKSA  atau anak asuh yg bersuhu diatas normal.

LKSA telah menutup akses kunjungan (lock down Internal) dan melarang wali atau orang menjenguk, meniadakan kegiatan keluar lingkungan LKSA.  Upaya ini lebih menjaga para anak asuh agar tidak terpapar virus. Penyediaan tempat cuci tangan, hand sanitizer dibeberapa titik juga dilakukan.  Tim Kesehatan juga telah melakukan edukasi dan sosialisasi kepada semua warga LKSA. Wajib hukumnya mencuci tangan sesuai arahan kesehatan.

Alhamdulillah, In syaa Allah Mereka akan siaga turut menciptakan kondisi aman dan waspada Covid-19.

Dari sisi ruhyah, anak asuh dibimbing untuk senantiasa  bersabar, tidak panik, dan semakin rajin beribadah serta  memperbanyak doa dan dzikir khusus agar terhindar dari segala jenis penyakit berbahaya.

Kenapa Tidak dipulangkan ?

Ada sebagian yang mempertanyakan kenapa LKSA tidak memulangkan atau mereuni anak asuh. Jika tidak ada yang terkena virus Corona di LKSA, maka bukankah menahan mereka agar tetap di asrama nyantri dan belajar sebagaimana biasa merupakan perlindungan yang baik karena tetap berada di lingkungan yang aman?

Bukankah memulangkan anak dari LKSA ke rumah orangtua masing-masing justru berarti membuka peluang bagi anak untuk terpapar virus karena bebas berinteraksi dengan siapapun diberbagai tempat.

Memulangkan anak dari Asrama dengan libur serentak, bisa saja menjadi pilihan jika ada alasan mendasar. Tetapi tidak cukup sekedar memulangkan mereka. Membatasi kunjungan dengan sistem isolasi internal agaknya pilihan lebih dipilih oleh LKSA.

Selebihnya, hendaklah kita tawakkal kepada Allah ‘Azza wa Jalla.

Demikianlah.. Semoga upaya-upaya yg ditempuh oleh LKSA PA Muh Nanggulan difahami bersama sebagai upaya kewaspadaan dan pencegahan dari virus Covid -19. Insha Allah kondisi ini akan segera berakhir dan Allah meridhoi segala upaya kita.

Aamiin..